Wednesday, March 28, 2012

usaha batagor dan siomay

Siomay dan Batagor

Siomay dan batagor (bakso tahu goreng) merupakan makanan yang tidak terpisahkan. Dimana ada siomay biasanya ada batagor. Kedua makanan ini memang mirip. Bedanya, siomay dibuat dengan cara dikukus, sedangkan batagor digoreng. Keduanya disajikan dengan menggunakan bumbu kacang.

Bahan yang digunakan untuk membuat siomay dan batagor hamper sama, yaitu dengan ikan tenggiri, teoung kanji, tepung tapioka, dan tepung terigu. Bumbu yang digunakan antara lain gula, garam, bawang putih, bawang goreng, dan penyedap rasa. Bahan pelengkap siomay adalh tahu, kol, pare, kentang, dan telur ayam rebus.

Takaran komposisi bahan pembuat siomay dan batagor antarpedagang berbeda-beda. Hal ini berpengaruh terhadap kelezatan. Sebelum memutuskan berjualan sebaiknya mencobakannya kepada anggota keluarga atau kerabat untuk mengetahui kualitas dan kelezatannya.

Lokasi yang berpotensi untuk menjalankan usaha ini antara lain di pinggir jalan raya, daerah perkantoran, atau di sekitar sekolah dan perumahan. Pastikan lokasi mudah dijangkau dan terjaga kebersihannya.

Perlengkapan usaha ini antara lain gerobak atau etalase, peralatan masak (kompor dan tabung gas, panci, dandang, wajan, dan sutil), dan peralatan makan (piring, gelas, garpu, dan sendok). Diperlukan juga meja dan kursi secukupnya serta beberapa perlengkapan pendukung seperti tempat sendok, garpu, serta wadah saos dan kecap.

Untuk awal, usaha siomay dan batagor dapat dijalankan sendiri oleh pemiliknya. Bila usaha ini berkembang, barulah dapat merekrut tambahan tenaga untuk melancarkan operasional usaha.

Promosi usaha ini antara lain memasang spanduk di tempat usaha serta membuat tulisan produk yang dijual di gerobak. Selanjutnya, kelezatan rasa, kualitas, dan pelayanan yang memuaskan akan menciptakan promosi dari mulut ke mulut.

Harga satu porsi siomay dan batagor relatif murah. Berkisar antara Rp 5.000,- s/d Rp 7.000,- per porsi. Satu porsi siomay seharga Rp 7.000,- biasanya sudah dilengkapi dengan setengah atau satu butir telur ayam rebus.

Resiko usaha siomay dan batagor antara lain persaingan, kenaikan harga bahan baku, dan rasa yang kurang lezat. Resiko ini dapat diminimalisir dengan berjualan di lokasi strategis yang belum banyak penjual makanan ini.

Kenaikan bahan baku bisa disiasati dengan menjalin hubungan baik dengan supplier sehingga bisa mendapatkan harga spesial. Sedangkan resiko rasa yang kurang lezat dapat diantisipasi dengan cara membuat sample produk dan mencobakannya kepada orang di sekitar atau mereka yang memiliki pengetahuan cukup dan selera yang baik mengenai makanan.

Berikut tip dan trik usaha siomay dan batagor :

1. Variasi Penyajian Siomay dan Batagor. Makanan ini dapat disajikan dengan menggunakan kuah yang dibuat dari air kaldu dan penyedap rasa (mirip kuah bakso). Penjual siomay dan batagor di Bandung, biasanya menyediakan pilihan cara penyajian ini. Siomay atau batagor yang disajikan menggunakan kuah disebut siomay atau batagor kuah, sedangkan yang menggunakan sambal kacang disebut dengan siomay atau batagor kering.

2. Memisahkan siomay dan batagor dengan bumbunya untuk pembeli yang ingin menikmatinya di rumah, sehingga siomay tetap segar dan batagor tetap renyah saat hendak dikonsumsi.

3. Menyediakan aneka pelengkap siomay seperti tahu, kentang rebus, kol rebus, telur rebus, dan pare dapat memenuhi keinginan atau selera konsumen yang berbeda-beda.

Mau lihat artikel yang lebih jelas:
Makan Dimana
Resep Siomay dan Batagor
contoh cara membuat siomay dan batagor
Contoh Resep Siomay dan Batagor

a. Siomay

Bahan-bahan :

450 gram daging ikan tenggiri
400 gram tepung kanji
1 sdm tepung terigu
2 butir telur
4 sdm bawang goreng
4 siung bawang putih
Garam dan penyedap rasa secukupnya

Cara membuat :

1. Masukkan semua bahan ke dalam food processor, lalu proses hingga benar-benar halus.
2. Bentuk bulat atau lonjong ukuran sedang (sesuai selera). Lakukan hingga adonan habis.
3. Kukus menggunakan dandang hingga matang, lalu angkat.
4. Letakkan beberapa siomay di piring datar, potong-potong, lalu siram dengan bumu kacang.

b. Batagor

Bahan-bahan :

100 gram daging ikan tenggiri
100 gram tepung tapioka atau tepung sagu
5 lemba kulit pangsit
5 buah tahu, potong segitiga
100 ml air es
1 batang bawang daun, iris halus

Bumbu :

1 sdt garam
2 sdt gula pasir
1 siung bawang putih, parut halus

Cara membuat :

1. Haluskan daging ikan tenggiri, air, dan bumbu menggunakan food processor atau blender. Tuangkan ke dalam wadah, tambahkan tepung tapioka, lalu aduk hingga rata.
2. Masukkan daun bawang, lalu aduk hingga rata.
3. Ambil tahu yang telah dipotong segitiga. Keluarkan sebagian bagian tengahnya, kemudian masukkan adonan.
4. Siapkan kulit pangsit. Beri adonan secukupnya di bagian tengah. Lipat hingga adonan benar-benar terbungkus.
5. Goreng batagor menggunakan minyak panas hingga matang. Lalu angkat.
6. Taruh beberapa buah batagor di piring datar, potong-potong, lalu siram dengan bumbu kacang.

c. Bumbu kacang:

300 gram kacang tanah goreng
2 buah cabai merah
5 siung bawang putih
100 gram gula merah
2 lembar daun jeruk purut, buang tulang daunnya, iris-iris
2 sdm saos tomat
2 sdm saos sambal
400 ml air matang

Cara membuat :

1. Haluskan semua bahan menggunakan blender.
2. Masak dengan api sedang hingga mendidih dan bumbu mengental.

Mau lihat artikel yang lebih jelas:
Makan Dimana
Analisis Usaha Siomay dan Batagor
gambaran perhitungan usaha siomay dan batagor
Analisis Usaha Siomay dan Batagor

Asumsi :

1. Masa pakai etalase 5 tahun.
2. Masa pakai peralatan masak (kompor dan tabung gas, panci, dandang, wajan, dan sutil) 3 tahun.
3. Masa pakai peralatan makan (piring, gelas, sendok, dan garpu) dan perlengkapan lain-lain (tempat tissue, tempat sendok dan garpu, serta wadah kecap dan saos) 2 tahun.
4. Masa pakai meja dan kursi 4 tahun.

a. Biaya Investasi :

Etalase Rp 3.000.000,-
Peralatan masak Rp 1.000.000,-
Peralatan makan Rp 200.000,-
Meja dan kursi Rp 500.000,-
Perlengkapan lain-lain Rp 100.000,-
Total investasi Rp 4.800.000,-

b. Biaya Operasional per Bulan

1. Biaya Tetap
Penyusutan etalase (1/60 x Rp 3.000.000,-) Rp 50.000,-
Penyusutan peralatan masak (1/36 x Rp 1.000.000,-) Rp 27.800,-
Penyusutan peralatan makan (1/24 x Rp 200.000,-) Rp 8.300,-
Penyusutan meja dan kursi (1/48 x Rp 500.000,-) Rp 10.400,-
Penyusutan perlengkapan lain-lain (1/24 x Rp 100.000,-) Rp 4.200,-
Biaya sewa lahan Rp 300.000,-
Upah 1 orang karyawan Rp 500.000,-
Total biaya tetap Rp 900.700,-

2. Biaya Variabel
Bahan baku (Rp 250.000,-/hari x 30 hari) Rp 7.500.000,-
Gas (Rp 15.000,-/3 hari x 10 hari) Rp 150.000,-
Keamanan, listrik, dan kebersihan Rp 50.000,-
Total biaya variabel Rp 7.700.000,-
Total biaya operasional Rp 8.600.000,-

c. Penerimaan per Bulan

Batagor (30 porsi x Rp 6.000,-/porsi x 30 hari) Rp 5.400.000,-
Siomay (30 porsi x Rp 6.000,-/porsi x 30 hari) Rp 5.400.000,-
Total penerimaan Rp 10.800.000,-

d. Keuntungan per Bulan

Keuntungan = Total penerimaan - total biaya operasional
= Rp 10.800.000,- - Rp 8.600.700,-
= Rp 2.199.300,-

e. Revenue Cost Ratio

R/C = Total penerimaan : total biaya operasional
= Rp 10.800.000,- : Rp 8.600.700,-
= 1,25

f. Pay Back Period

Pay back period = (Total biaya investasi : keuntungan) x 1 bulan
= (Rp 4.800.000,- : Rp 2.199.300,-) x 1 bulan
= 2,2 bulan

Saturday, March 17, 2012

resep siomay

cara buat siomay

Bahan Baku:
250 gr daging ikan Tenggiri tanpa tulang
250 gr daging ayam bagian paha
250 gram tepung sagu
5 batang daun bawang, ambil bagian putihnya,iris halus
3 siung bawang putih, haluskan
50 gr bawang merah yg sudah digoreng, haluskan
4 sdm minyak wijen
1 bungkus kaldu ayam instan (saya pakai royco)
garam secupkupnya
gula putih 1 sendok makan
seujung sendok teh soda kue (boleh tidak pakai, fungsinya supaya mengembang bagus saat dikukus)
1 bks kulit pangsit siap pakai (belinya ditukang tahu/baso dipasar-pasar tradisional) isinya 50 lmbr/bks.
Kentang, tahu, pare, sesuai selera jumlahnya. Kalau semua adonan dibikin siomay semua kira-kira jadi 50-60 buah tergantung ukuran tapi kalo di campur (masukan adonan siomay kedalam tahu/pare/kentang) bisa jadi lebih banyak.
1 buah wortel import (untuk hiasan, wortel import lebih merah warnanya, dan tidak berubah sesudah matang)
Batu es/air es secukunya untuk menguleni.
Cara membuat :
Campur daging ikan dengan daging ayam, uleni sampai tecampur betul dan rata. masukan tepung sagu sedikit demi sedikit, sambil dimasukan juga air es/batu es (nanti juga lama-lama batu esnya cair), masukan semua bahan halus dan bubuk, terus uleni sampai menjadi adonan yang tercampur rata.
Kadar kekentalan adonan adalah bisa disendok, bukan encer, lebih kental dari adonan baso (ini memang mesti praktek berkali-kali buat tau ukuran yang pas-nya)
Lebih bagus lagi kalau mencapur adonannya dengan menggunakan food procesor. Tapi di uleni pakai tangan juga it's oke, kalau jumlahnya hanya sedikit.
Ambil 1sendok makan adonan, bungkus dengan kulit pangsit, rapihkan sisinya (dengan digunting melingkar rata), tambahkan parutan kasar wortel diatasnya.
Lakukan sampai semua adonan habis, kukus selama 30 menit.
Dimakan dengan sambel kacang, saos sambal dan jeruk limau.




kiat usaha

Saturday, February 25, 2012

batagor pasundan


Batagor 

Kalo pulang kebandung yg dicari duluan pasti jajanannya. Jajanan favorit aku kalo kebandung yang dikangenin adalah baso & batagornya. Kenapa baso & batagor? karena mereka susah didapatkan didaerah madiun ini. Misalnya aja batagor, kalo aku lagi kepengen makan batagor aku cuma bisa gigit jari karena gak ada yang jual batagor. Kalaupun ada, pasti cita rasanya akan berbeda dengan tangan bikinan orang bandung. Hehehe... (maksud lo??) Buat aku batagor yang enak dari bumbu kacangnya harus enak juga. Tapi untuk baso, ada juga siih yang enak disini....
 Aku akan berbagi resep batagor nih, resep ini aku dapat dari berbagai sumber ..   

"Resep Batagor"

Bahan :
 - Ikan tenggiri (kakap jg bisa). 300-500gr
- Tepung kanji/sagu tani 500gr
- Bawang putih 5-6 bh
- merica sckpnya
- Daun bawang sckpnya
- Garam 2 sdt
- putih telur 1
- Kulit pangsit
- Tahu (belah segitiga)

Bumbu Kacang :

- 1/2 kg Kacang tanah sdh digoreng, haluskan.
- 5 bh Bawang putih (haluskan)
- 2 bh Bw. merah (haluskan)
- 5 bh Cabe merah (haluskan)
- Gula pasir secukupnya
- Daun salam
- Daun jeruk
- Garam
- Minyak goreng sckpnya.

Cara buat:

Blender ikan tenggiri. Campurkan bw. putih, merica, garam ke ikan yg sudah diblender. Tambahkan tepung kanji, campur dg air sedikit demi sedikit sampai tercampur & mudah diaduknya. Masukan putih telur, aduk kembali. Terakhir tambahkan daun bawang. Setelah adonan siap, masukan tiap adonan kedalam tahu/kulit pangsit. Siap digoreng.... Selamat mencoba.....